NAMA: Dona Amelia

TTL: Cilacap,27 Septmber 1993

JURUSAN : DIII ARS (FAK.KES.MIPA) BUKITTINGGI

NIM : 11100023461009

ALAMAT ASAL : Sijunjung

SEKOLAH ASAL  :SMK N 4 Sijunjung (AKUNTANSI MANAJEMEN)Gambar

 

Gambar

TENTANG MUHAMMADIYAH

Muhammadiyah adalah gerakan Islam dan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar, berazas Islam yang bersumber pada al-Quran dan as Sunnah. Muhammadiyah didirikan di Yogyakarta pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 Muhammadiyah Sumatera Barat berdiri untuk pertama kalinya di Sungai Batang Maninjau pada tanggal 26 Mei 1925 disponsori oleh Dr. H. Abdul Karim Amrullah, dkk. Kemudian di Padang Panjang disponsori oleh Saalah Yusuf Sutan Mangkuto, dkk pada tanggal 2 Juni 1926.

MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan Persyarikatan Muhammadiyah adalah Menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. (AD BAB II pasal 2)

Visi dan Misi

 

Visi

 

  Menjadi perguruan tinggi yang terkemuka di Indonesia yang dapat dibanggakan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi yang unggul di bidang IPTEK, berakhlak mulia dan berbudaya dalam upaya mendukung pembangunan nasional

 

Misi

 

  1. Menyelenggarakaan pendidikan akademik dan profesional yang berkualitas dan mampu bersaing dikancah nasional dan regional
  2. Menyelenggarakan penelitian kepada masyarakat untuk kepentingan kemajuan IPTEK, dan bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara
  3. Melaksanakan pembinaan keimanan dan ke Islaman yang berkualitas dan sesuai dengan Visi perguruan tinggi Muhammadiyah
  4. Menciptakan masyarakat kampus yang memiliki wawasan dan iklim akademik yang kondusif bagi pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
  5. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik tinggi, beriman, dan bertaqwa serta berakhlak mulia
  6. Melaksanakan kerjasama dengan berbagai lembaga perguruan tinggi lain, pemerintah, dan swasta dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan lapangan kerja serta pembinaan dengan stakeholder lainnya

 

 

FAKULTAS KESEHATAN DAN MIPA BUKITTINGI

Fakultas Kesehatan dan MIPA didirikan di Bukittinggi, pada tanggal 30 April 2007 dengan Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomaor:1023/D/T/2007 untuk program Studi Kebidanan. Seterusnya pada tanggal 16 Agustus 2007 berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Dikti Depdiknas Nomor:2206/D/T/2007 untuk program studi Manajemen Rumah Sakit dan Ilmu Keperawatan. Semenjak berdiri Fakultas Kesehatan dan MIPA telah menamatkan 112 orang alumni.

Program Studi
Ilmu Keperawatan (S.1)
Adminitrasi Rumah Sakit (D.3)
Kebidanan (D.3)
 
Dekan
Mursyid, SKM, M.Kes (MMR)
Pembantu Dekan
Siska Viviyani, S.Si
 
Ketua Prodi
Ns. Ropika Ningsih, S.Kep (Ilmu Keperawatan)
Aprilia Akhyari Putri, SE (Adm Rumah Sakit)
Yuliza Anggraini, S.S
 
VISI

Menjadi Program studi Keperawatan yang menghasilkan lulusan Ners yang profesional, religius dan unggul dalam bidang neurocardiovaskuler serta menguasai perkembangan IPTEK di bidang keperawatan pada tahun 

 MISI

  1. Menyiapkan peserta didik menjadi perawat profesional yang religius dan unggul dalam bidang neurocardiovaskuler
  2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas dosen yang berkualifikasi S2 dan S3 di bidang keperawatan yang berilmu, berketerampilan, dan berakhlak mulia
  3. Melaksanakan penelitian terkait pengembangan IPTEK yang bermanfaat bagi Program Studi Keperawatan.
  4. Mengembangkan asuhan keperawatan klinik unggulan yang berbasis komunitas
  5. Menjalin dan meningkatkan kerja sama dengan lembaga perguruan tinggi, Rumah Sakit, serta Stakeholder lainnya baik dalam maupun luar negeri dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan lapangan kerja.

 

 Alamat
Jl. Kejaksaan 12. Belakang Balok Bukittinggi

Biaya Kuliah

  1. Uang Pembangunan                    Rp. 10.000.000
  2. Uang Semester reguler                Rp. 2.300.000
  3. Uang Bimbingan Akademik            Rp.    600.000
  4. Uang Pendaftaran                      Rp     150.000

 

Gambar

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit

Dalam perkembangannya, rumah sakit masa kini bukan lagi berfungsi sebagai lembaga sosial semata, tetapi merupakan lembaga bisnis yang patut diperhitungkan keberadaanya. Perubahan fungsi ini terjadi dengan banyak ditemukannya penyakit-penyakit baru maupun teknologi pengobatan yang makin maju. Teknologi informasi telah mempengaruhi pula pelayanan rumah sakit, antara lain dibutuhkan dalam rangka memenuhi tuntutan masyarakat akan ketepatan dan kecepatan pelayanannya.

Dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit Departemen Kesehatan RI telah mengeluarkan kebijakan yang menjadi pedoman bagi penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun swasta. Sistem informasi rumah sakit merupakan salah satu komponen yang penting dalam mewujudkan upaya peningkatan mutu tersebut. Sistem informasi rumah sakit secara umum bertujuan untuk mengintegrasikan sistem informasi dari berbagai subsistem dan mengolah informasi yang diperlukan sebagai pengambilan keputusan.

Manajemen rumah sakit menghendaki pengelolaan rumah sakit yang efektif dan efesien. Efektif dalam arti tingkat keberhasilan penanganan terhadap pasien cukup tinggi dan efesien berarti optimal dalam penggunaan sumber daya rumah sakit yang ada. Suatu upaya serius dan terencana harus ditempuh agar keinginan tersebut dapat tercapai.

Dengan perkembangan beberapa rumah sakit di Indonesia akhir-akhir ini baik dari segi aspek administratif atau teknologi peralatan medis, maka proses pelayanan kesehatan di Indonesia dapat berangsur-angsur lebih baik. Untuk mengembangkan mutu pelayanan rumah sakit dibutuhkan beberapa fasilitas pendukung yang digunakan untuk proses pengolahan data rumah sakit dengan pemanfaatan teknologi komputer.

Teknologi yang dirancang khusus untuk membantu proses pengolahan data di rumah sakit adalah teknologi informasi berupa Sistem Informasi Manajemen (SIM) rumah sakit. Informasi merupakan aktivita (asset) penting suatu rumah sakit dalam meningkatkan efesiensi dan efektifitas pekerjaan. Era saat ini, banyak rumah sakit tidak menyadari berapa banyak informasi telah didapat dan diproses serta didistribusikan baik secara manual maupun secara komputerisasi.

Sistem informasi dapat dilakukan dengan metode manual maupun dengan metode komputerisasi yang seharusnya dirancang dan dikembangkan secara terencana dan terarah tetapi dengan semakin berkembangnya dan semakin kompleksnya sistem informasi di era jejaring informasi ini maka sistem informasi manajemen tidak akan dapat berfungsi sesuai yang diharapkan tanpa adanya dukungan elemen komputerisasi (Mulyadi, 2001).

Sistem informasi berbasis komputer memiliki kelebihan dalam hal kecepatan dan ketepatan. Ketepatan karena komputer dapat menyimpan serta mengelola data dalam kapasitas yang besar juga minimnya kesalahan yang dapat terjadi. Kecepatan dapat dilihat dari otomatisasi yang mampu dilakukan oleh komputer dengan dukungan sistem yang tepat dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat. Sistem informasi berbasis komputer juga berguna bagi peningkatan kinerja user dalam hal membantu mereka untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan mereka (Mahmudin, 2003).

Sistem informasi manajemen (manajemen information system) atau disingkat sebagai MIS, merupakan penerapan sistem informasi di dalam organisasi untuk mendukung informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen. Sedangkan sistem informasi manajemen rumah sakit adalah suatu sistem berbasis komputer yang menghasilakn sekumpulan informasi yang telah diolah dan saling berinteraksi. Hasil informasi berupa laopran dan digunakan oleh pengguna dalam mengambil keputusan atau peningkatan upaya pelayanan.

Sistem informasi manajemen rumah sakit berfungsi untuk:

  1. Pengendalian mutu pelayanan
  2. Pengendalian mutu dan penilaian produktivitas
  3. Penyederhanaan pelayanan
  4. Analisis manfaat dan perkiraan kebutuhan
  5. Penelitian klinis
  6. Pendidikan
  7. Perencanaan dan evaluasi program

 

 

PROFIL RSCM

Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (biasa disingkat RSCM) adalah sebuah rumah sakit pemerintah yang terletak di Jakarta Pusat, Indonesia. Selain menjadi RS pemerintah RSCM juga berfungsi sebagai RS pendidikan, salah satunya adalah Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Nama rumah sakit ini diambil dari nama Dr. Tjipto Mangoenkoesoemo, seorang tokoh perjuangan Indonesia pada masa kolonial.

Di RSCM ribuan dokter dan tenaga medis bersama-sama melayani ribuan pasien dari seluruh Indonesia. RSCM merupakan pusat rujukan nasional rumah sakit pemerintah dan merupakan tempat pendidikan dokter umum, dokter spesialis I dan subspesialis, perawat serta tenaga kesehatan lainnya.

Pada tahun 2009, setelah membangun Gedung perawatan baru yaitu Gedung A (Public Wing), RSCM sedang membangun Gedung Perawatan Internasional (International Wing).

Pelayanan

  1. Pelayanan Spesialis Klinik:
  2. Pelayanan Rawat Inap:
    • Kelas III
    • Kelas II
    • Kelas I
    • Kelas Utama
    • VIP
    • ICU
    • ICCU
    • NICU
    • PICU
    • Khusus Stroke dan Cerebrospinal
    • IGD
  3. Pelayanan Penunjang

Tenaga Medis

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!